Kamis, 25 Agustus 2011

Bukber with Sisters @ Hijabers Community :)


Sebelum berangkat kita foto2 duluu

citra, yang simple n chic
Setelah gabung sama Hijabers Community beberapa bulan yang lalu dan sempet dateng ke Launchingnya di Pondok Indah  (yaa walopun gak bisa dibilang menghadiri persis acara karena gw dateng 10 menit sebelum acara penutupan -__-! hiks bgt... padahal dapetin invitationnya aja mesti berjuang melawan ratusan cewe cewe cantik lainnya, halahhhh *kesannya ,, this is seems so special event- so, kita mesti buru2 registrasi online kalo mau dapet invitationnya- bahkan sahabat gw aja nona cicha yang infoin pertama malah gak dapet- what a nightmare...- anyway setengah hati, after office,, gw meluncur ke acara mesti tau akan telat, tapi hati gw tetep penasaran,, kayak apa sih komunitas yang hmm,,, pernah diceritain seorang sahabat gw jauh berbulan2 sebelumnya akan dibentuk...maka sejak saat itu gw sering cari infonya online... dan tetetettoetttttt.. I Got Their Launching Invitation,,
So I dresses Up..haha
She's My Inspirations that day,, Taylor Momsen (X_X) jauh yaa..haha


 

Walopun muncul 10 menit before closhing.. tapi sempet juga nampang ..hahaha.. (foto nyatut dari blognya mba fika, salahsatu hijabers (:  thx mba fotonya ) 

Anyway balik lagi ke acara Pengajian yang gw hadiri sore itu bersama citra dan putri, ternyata  sudah ke 3 kalinya diselenggarakan.. Dan menurut berita selalu ramai. Yang pertama dan kedua karena selalu bentrok dengan acara lain,, gw gak bisa hadir. tapii untuk yang ketiga kalinya ini pas banget bulan ramadhan jadi bisa sekalian silaturahmi sama sisters yang lainnya di Hijabers Community. Alhamdulilah.
with my freaky cooly besties, putri

Ada Syahrul Gunawan di acara Bukber Hijabers Com :)

Ini para Jama'ah yang cantik-cantik

Foto sama beberapa hijabers pastel :), very nice person they are

Kenalan baru, namanya puput jugaa :) *yeayyy

Sebelum pulang kita liat2 Moshaict

citra dan putri


Sayang banget sore itu Moshaict nya tutup jadi gak bisa deh liat koleksi mereka yang keren2
So Thats All for the Report,, dtunggu event selanjutnya with Hijabers Community
Read more

Rabu, 10 Agustus 2011

Ramadhanku, Ini Saatnya "MEMAABKAN"

Entah berapa lama sudah aku menjadi orang lain..

Dia, seseorang, yang congkak, tidak santun, gampang tersinggung telah bersemayam di tubuhku selama kurang lebih setahun belakangan ini,,, aku merasa telah dzolim mengikhlaskan aku dikuasai oleh dirinya. Semua ini bukan tanpa sebab, karena setahun yang lalu sesuatu terjadi pada aku dan keluarga ku.
Kami sekeluarga merasa ditipu.
Dan Dia yang tidak bisa aku sebut namanya adalah Sahabatku, yang aku ikut perjuangkan nasib anak2nya secara sukarela selama 3 tahun belakangan. Seniman-seniman jalanan kecilku yang kusayang, sekarang melebur hanya tinggal kenangan. Bersamaan dengan hilangnya uang  40juta kami. Uang yang bagi kami orang kecil, bisa sangat cukup berarti.
 
Tak menyangka namun benar adanya, Aku tak akan melewati hari-hari minggu ke depan untuk menyusuri kali ke tempat biasa aku mengajar. 
Tak ada lagi sambut bibir mungil si kecil di pipiku, tak ada lagi tawa renyahnya, tak ada lagi suara merdu para pahlawan kesayanganku, tak ada lagi obrolan curhat gadis-gadis remajaku. Dan sungguh menyakitkan jika mengingat yang menzolimiku sahabatku sendiri.


Waktu itu Aku merasa sungguh tidak adil dunia yang kupijak, 
semua orang ku caci, sahabatku itu,teman2 aktivisku ku yang kabur ketika aku jatuh dan terjerambab di dalam lubang galian ini, bahkan orang2 yang mencoba menceramahi tanpa berempati denganku aku remove mereka dari jejaring sosialku, apapun yang kulakukan aku berusaha sabar, namun sabar tentunya adalah merupakan ujian yang terbesar. Aku juga ikut mencaci diri sendiri kenapa bisa dengan mudahnya aku dibodohi.

Aku kecewa. Aku marah karena mamiku sakit juga karenanya. Aku berteriak pada dunia tentang ketidak adilan ini, emosiku seperti pedang tajam yang menantang matahari, aku semakin menggila dan sakit jiwa karena emosiku.Aku dan keluarga merasa telah dikhianati lahir dan batin. Aku semakin terpuruk, hari-hariku kelam, kepercayaan diriku hancur, aku terpojok didepan keluargaku sendiri, aku kehilangan kepercayaan di depan mami, aku kehilangan sahabat-sahabatku dan aku kehilangan anak-anak jalananku.
Aku telah kehilangan CINTA.

Benciku terhadap Dia yang tak bisa kusebut namanya telah membakar habis seluruh cinta yang kurasakan, aku panas, aku kering.Setiap melihat anak-anak dijalanan empatiku hilang, karena kekejaman yang kurasakan. Aku tidak lagi percaya akan persahabatan dan segala hal tentang cinta. Tak ada lagi kepedulian sosialku, Aku skeptis terhadap kesetiakawanan. Aku tak lagi punya rasa hormat akan orang diatasku, Karena ternyata seorang yang paham agamalah yang menipuku.

Dan masalah yang dirasa terlalu berat ini membuat aku mengalami penurunan memori. Kepalaku tak bisa berfikir jernih hingga benar2 aku tidak bisa berfikir waktu itu, bahkan membaca buku saja menjadi hal yang berat (aku sulit sekali menangkap istilah-istilah asing). Aku yang suka sekali sastra, sampai harus membaca paragraf tiga kali untuk menangkap maksud si penulis. Beberapa orang yang mungkin membaca tulisan ini yang mungkin juga ikut dirugikan oleh sikap berfikir telatku waktu itu, aku haturkan mohon maap yang sedalam-dalamnya. Aku merasa ribuan sel di otakku disfungsional karena terlalu banyak hal-hal negatif yang berkecamuk. Aku autis tanpa terkecuali. Punya dunia sendiri, bengong sana-sini,
Dan kepalaku hanya bisa berdamai dengan sesuatu yang menyenangkan. Agenda bersenang-senang kuperbanyak. Aku anti organisasi secara tiba-tiba. Dan lebih memilih pergi menyendiri ke suatu tempat yang ramai akan kumandang ayat-ayatnYA,aku tenang seperti bayi ketika mendengarnya,bagaimanapun aku harus tetap berkhalawat pada Sang Maha Kuasa agar hatiku mudah memaapkan. Aku terus mencari cahaya itu hingga hari ini.

tapi kupikir waktu cepat sekali Aku takkan bisa terus-terusan menjadi orang lain yang kejam,,aku salah karena kejam terhadap pilihan hidupku, aku membungkam jiwaku yang bersih dan membiarkannya dinodai oleh setan. Bisa-bisa aku sakit kalo terus-terusan seperti ini. Aku mau kembali menjadi sosok yang fun, rendah hati, rajin menabung dan tidak sombhongg.... hahahaha...#eaaaaa pede bgt

Aku pasti bisa memaapkan orang-orang itu dan terlebih lagi aku harus memaapkan diriku sendiri. Insyallah ramadhan ini akan menjadi awal yang baik untuk semuanya.

Semoga Dia yang namanya tak bisa kusebut dimaapkan oleh Allah, dan cepat-cepat disadarkan.


"Tolong, Jangan pernah lari dari tanggung jawab, saya memang suka tidur tapi Allah tidak pernah tidur.Allah pasti memaapkanmu, apalagi saya yang cuma hamba Allah."

Untuk mengawalinya saya ucapkan Mohon Maap Lahir dan Batin
:)
 *tosss dulu ah


NB : Terimakasih kpd keluarga baruku ladys, mumtaaz  di YISC Al-Azhar, kesempatan menjadi Panitia PPAB kemarin kembali menumbuhkan burning desire di dalam hatiku, seperti seribu sel sekarang telah tumbuh kembali di dalam tubuh ringkihku ini ,Aku Mohon Maap Jikalau masih ada sikap yang kurang berkenan, itu mungkin sisa2 peradaban lalu, hahahaha,,, nenek sihir itu :P
Insyallah Aku Sekarang Masih Terus Berproses - 
Mohon doakan dan ingatkan selalu untuk selalu berada dijln cahayaNYa.

Thx - Allahu-Akbar- Go-Go-Go-Fight-Fight-Figh-Win-Win-Win!!!!!

Duh,, gak sabar nge-jahe lagi sama FOSMA BEKASI
*YEAYYYYYYYYY ^_^



__________________________________________________________________________________

Tulisan diatas dibuat 2 tahun lalu,

Namun, Alhamdulilah karena Rasa Cinta dan Kasih sayang Allah, InsyAllah saat ini, saya dan keluarga telah memaapkan semua orang yang terkait dengan masalah ini.

Pada suatu ketika, atas seIzinNyalah, dia yang namanya tidak bisa kusebut, telah berkunjung dan menjelaskan perihal kepergiannya yang tanpa kabar, hingga kami merasa seperti ditipu. Walaupun uang 40 juta kami belum kembali hingga saat ini, dengan alasan bisnis, kami merasa tidak perlu melaporkan apapun ke polisi dan menganggap ini sebagai sebuah ujian bersama.

Untuk dia yang namanya tak bisa disebut, Terimakasih akhirnya silaturahmi ini bisa terjalin kembali, Kami tau engkau punya niatan yang baik, Maka kami berdoa supaya engkau mendapatkan yang terbaik untuk  segala usahamu, karir yang cemerlang, semoga dipermudah Semua Jalan oleh Allah, sehingga masalah ini akhirnya bisa secepatnya selesai.

Sekarang kami pasrah pada Yang Punya Cerita.

Maka Semoga Allah mengganti kehilangan ini dengan kuasaNya. Begitupun semua kehilangan yang pernah engkau rasakan.

Salam Sukses Sahabat!


Read more

www.redisredno.blogspot.com

Photobucket