Rabu, 29 September 2010

Skripsh*t!!


Dag..dig..dug,,,dag..dig..dug...irama jantungku terasa memenuhi rongga dada. Aku panik tak terkendali ketika kulihat jarum jam tanganku menunjuk ke angka 12 lewat 5 menit. Sudah 2 jam aku terjebak di jalan tol arah Cawang.  Jalan bebas hambatan itu dirayapi oleh berbagai macam mobil berkendaraan roda empat. Dan bus yang kutumpangipun benar-benar menjadi rayap tulen, ia konsisten dengan jalannya sehingga tak ada satupun kendaraan lain yang berusaha disalipnyah..fuihhhhhhh.... lelah aku menunggu kapan sang sopir beraksi, maka akupun beranjak dari kursi, tak tahan untuk bereaksi.  “Mas, macetnya panjang banget ya?” tanyaku pada si supir. “Iya neng, arus lebaran nih..” teringat olehku bahwa lebaran tinggal satu minggu lagi. “Oh iya, saya lupa, ya udah mas, tolong turunin saya aja deh di deket pintu keluar tol terdekat, saya udah telat mas.” Dan si supirpun mengangguk tanda mengiyakan. Kutunggu 5 menit, 10 menit,, bus tak juga mencapai pintu tol yang kumaksud. Tiba-tiba sang supir yang sedari tadi melihat raut muka ku yang semakin panikpun berkata “Kayaknya kalo nyampe pintu tol masih lama deh neng, nengnya mau turun disini ajah?” aku tak lantas menjawab, kemudian si sopir menambahkan. “tenang ajah eneng turun disini, terus enengnya turun kebawah, itu udah komplek” sambil menggebu-gebu ia menerangkan. Sudah habis juga akalku, maka akupun menerima sarannya untuk turun walopun  kesusahan aku membawa banyak barang , tangan sebelah kanan menggendong tas barong hijau kesayanganku (which is isinya adalah copyan skripsiku setebal 130-an halaman yang telah dijilid sebanyak 6 buah, buku-buku pembantu, sepatu, baju ganti ,dll)  dan tangan kiriku menggendong tas yang berisi laptop. Kulihat tempat yang ditunjuk sisupir sebelum kuturun tadi, “turun kebawah udah komplek” kuperhatikan sekelilingku kembali,,,dan huhuhuuu...mana si komplek??? Kebon dipenuhi kambing, Alang-alang yang tinggi2 pluss kali-kalian gak jelas. Tapi semua itu dibatasi oleh pager  tol yang lumayan tajem juga tuh kalo nusuk pantat gw..wewsss...
Kubuka mataku lebar-lebar sebelum melakukan rolling kebawah *hallahh...berasa jackie chan..
Ohhh..ituuu tuh komplek,, tepat dibatasi tembok tinggi diujung kebon itu, kulihat pintu kecil terhalang daun-daunan. Okay,,baiklah!!! Merasa yakin, akupun menggendong kembali kedua tasku, mengangkat rok hitamku yang panjang(untung aja, dengerin saran mama sebelum berangkat, untuk tetap memakai celana bahan panjang) kemudian mengambil ancang-ancang untuk loncat.. YEAHH!! Aku turun dengan tukikan cukup tajam, Kululus rintangan pertama,  selanjutnya kuteruskan langkahku menelusuri ilalang-ilalang sambil berdoa semoga tak ada ular kadut merayap di dalam situ. Kulewati kambing-kambing itu,  riweeh juga memilih batu pijakan diatas kali agar sepatuku tidak basah. Tapi ahamdulilah akupun berhasil keluar tembok pembatas tol tanpa menjadi mangsa si kambing.hahaha..
Aku berlari dan terus berlari mencari jalan keluar komplek. Akhirnya kutemukan juga jalan raya. Kulirik jam tanganku, waktu telah menunjukkan pukul 12 lewat 30 menit dan SIDANGKU PUKUL  13.00. Hal yang pertama kucari adalah ojek, kulihat kerumunan motor di samping perapatan. Tampak beberapa tukang ojek sedang terlelap diposnya (maklum ini bulan Ramadhan dan siang-siang pula). Karena panik suaraku seperti menghardik “BANG-BANG BISA ANTERIN KE BLOK M??” akhirnya tukang ojekpun terbangun mendengar  gaya bicaraku seperti perampok. Salah satunya yang sadar bahwa itu adalah gilirannya menarik penumpang, spontan menjawab “TAU--TAU NENG!” akupun langsung menembaknya (hoyy,,,emang mau jadiian..hahaha) “Ya udah saya mau ke Universitas Al-Azhar Indonesia ya bang..kurang dari setengah jam, SANGGUP GAK???” si ojekpun “Ok, neng 50 rebu yak,,” kujawab sambil langsung naek ke motor bebeknya “OK BANG!!CABUTT!!” (hohoohoho...gaol amat gw ama si abang ojek..wkwkwk).
Perajalanan kami seru dan berliku (dikira pacaran kalee..hahaha). Bolak-balik motor yang kutumpangi hampir terserempet mobil. Itu disebabkan karena kecepatannya yang begitu cepat hingga mobil-mobilpun terpikat..*halahhh emannya trio macan.. haha. Aku berteriak mengalahkan deru angin “AYO BANG, HARI INI SAYA SIDANG SKRIPSI BANG!” aku berkata untuk menyemangati si tukang ojek biar dia terus ngebut,,hahaha...”JAM 1 BANG SIDANGNYA!” kutambahi provokasi ku,,dan akhirnya si ojekpun tunggang langgang *emangnya lari??,,gw pasti kena pasal niyh ngekspoitasi tukang ojek,,hahahaha.. 
.............................................................................................................................................................
Jarum Jam tanganku menunjukkan jam 12 lewat 49 menit. Tiba-tiba hpku berbunyi, terlihat dikacanya nomor  Sekretariat Fakultas Ekonomi, kuangkat telpon itu “halooo” dijawab dengan cerocosan “DIMANA KAMU DE???SEKARANG SIDANG ULANG  DAN KAMU TELAT LAGI!” terlintas olehku bayangan para dosen penguji dan pembimbing 3 hari yang lalu ketika kudatang dimenit-menit terakhir pintu tertutup, OH NO!! lalu kujawab “ENGGAK MBA, AKU UDAH NYAMPE DI PERAPATAN POLDA KOK, BENTAR LAGI MBA!” lalu ditutupnya telepon dari seberang sana. CEKLEK!!!! FUIHHH untung ajah udah mau nyampe, aku bersyukur dalam hati.
........................................................................................................................................................................
Sampailah aku di depan kampusku tercinta, Universitas Al- Azhar Indonesia. Terburu-buru aku turun dari ojekku sambil menyerahkan uang. “MAKASIH BANG” tiba-tiba si tukang ojek menjawab “OK, GUD LAK YA MBA!”..MasyALLAH..terharu mendengarnya..setengah berlari akupun melangkah pasti menuju halaman parkir kampus. Orang yang berpapasan dan kenal padaku kemudian sadar betapa “rapihnya bajuku” rata-rata menyapa “SIDANG YA??”..kujawab “HAHAHA...DOAIN YA” sambil terus berlari menuju lift. Kebahagiaan yang baru kali ini kurasakan ketika berlari sepanjang hidupku , tiba-tiba energi itu muncul, indah sekali lariku serasa jadi mas banci di videoklip posesif,hahaha,,
Telah berbulan-bulan aku membayangkannya, telah berbulan-bulan aku memimpikannya dan telah berbulan-bulan pula aku berdoa kepada Sang Maha Kuasa agar hari ini terjadi dan Allah  pun berkata “Kunfayakun” ,“Jadi, maka jadilah”.  Sidang Skripsi adalah penentuan dari hasil kerja keras kita sebagai Mahasiswa Strata Satu, apakah kita berhasil membuat sebuah karya tulis jujur yang dapat  bermanfaat bagi masyarakat lewat penelitian yang telah kita lakukan tentang sebuah fenomena. Tentunya menjadi sebuah perjuangan keras dan terasa panjang untuk melewati ini semua. Semangat, kesal, sedih, kecewa silih bergantian mengisi hari-hari penulisan skripsi. Saat itu, semua yang kita lakukan terasa dibatasi, karena ada aturan-aturan tertentu baik dari pembimbing skripsi maupun pihak-pihak lainnya. Kadangkala ingin meninju sekencang-kencangnya tapi pada siapa, kadangkala ingin menangis meraung-raung tapi pada siapa, kadangkala ingin mengomel sekeras-kerasnya tapi pada siapa, kadangkala ingin mengadu sebanyak-banyaknya tapi pada siapa, hati nelangsa, seakan dipermainkan, entah oleh siapa,,hahahaha...mungkin cerita ini akan benar-benar terasa oleh mereka yang pernah merasakan menjadi mahasiswa itu. Hari-hari dikejar deadline daftar wisuda sama seperti dikejar kuda, kamu harus berlari terus kedepan supaya si kuda ngikutin *weewww..loh kok..???...puyeng maruyeng saiah juga...hahaha
................................................................................................................................................................
Tibalah aku didepan ruang sidang, kuatur napasku perlahan, kurapikan bajuku, kupakai sepatu pentofelku, kurapikan jilbabku yang  miring-miring akibat otakku miring karena terpaan angin..*halahh..   Waktu telah menunjukkan JAM 13.00 PAS..kubuka pintu ruang sidang, dan tak bisa,kudorong lagi, dan tak bisa lalu akupun mencoba mendobraknya,,dan OPS GAK MUNGKIN LAH...PROPERTI KAMPUS GITU..hahaha..
Tiba-tiba datanglah 2 orang seketariat FE, Mba Noni dan Mba Ita. Baru aja aku mau minta maap karena datang terlalu mepet, salah satunya nyerocos sambil megap-megap keabisan nafas “MAAP MBA,KUNCI RUANG SIDANGNYA GAK KETEMU JADI KAYAKNYA TELAT DEH SIDANGNYA MBA” sambil sok cool aku bilang “oh.gak papa kok mba” (ASIK-ASIK-ASIK-YES-Aku bersorak dalam hati)hahahahaha..” yaudah mba saya rapi-rapi dulu deh kalo gitu” aku berkata kepada mereka sambil sedikit menyembunyikan kegembiraanku..lalalalalalala...
.............................................................................................................................................................
Sidangku hari itu diakhiri oleh senyuman,,Alhamdulilah akhirnya aku lulus jadi mahasiswa.
Hoaahhh. Pass. Thx Godd (n_^)/

Sri Retno Kusumawardani
(Ditulis setahun yang lalu di Bulan Oktober 2009)
Read more

Kamis, 23 September 2010

The Show – Lenka « Free Mp3 Code & Lyrics « VideokeMan

Read more

www.redisredno.blogspot.com

Photobucket